Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat di Kampung Ifar Besar Papua Melalui Penyuluhan Malaria, Stunting, Scabies, Asam Urat, dan TB

Authors

  • Frengky Apay Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Frans Manangsang Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Ellen Rosawita Veronica Purba Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Sofietje Gentidatu Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • I Ketut Swastika Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Kristiyani Herda Rophi Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Ester Rumaseb Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Fitri Diah Muspitha Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Gemi Rahayu Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura
  • Elisabeth Mebri Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura

DOI:

https://doi.org/10.59025/js.v3i3.227

Keywords:

Malaria, Stunting, scabies, asam urat, tuberkulosis

Abstract

Malaria dan Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang masih menjadi tantangan besar, sementara stunting dan asam urat berhubungan dengan gizi dan pola hidup yang perlu diperbaiki. Scabies sebagai penyakit kulit akibat kebersihan yang kurang optimal dan membutuhkan perhatian khusus. Pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan merupakan strategi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kampung Ifar Besar, Papua. kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada warga mengenai gejala, penyebab, dan pencegahan berbagai penyakit didaerah Kampung Ifar Besar, Papua. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan yang dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan terstruktur. Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survei awal untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan dan kebutuhan kesehatan masyarakat setempat. Selanjutnya, diadakan sesi penyuluhan melalui ceramah, diskusi kelompok, dan demonstrasi praktik hidup bersih dan sehat yang melibatkan tenaga kesehatan, kader desa, dan tokoh masyarakat. Kegiatan di ikuti oleh 34 kepala keluarga di Kampung Ifar Besar. Evaluasi dan pemantauan dilakukan secara berkala untuk menilai efektivitas kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa PKL Poltekes Kemenkes Jayapura. Setelah serangkaian sesi penyuluhan, masyarakat menjadi lebih memahami gejala, penyebab, dan cara pencegahan berbagai penyakit tersebut. Terjadi peningkatan dalam praktik hidup bersih dan sehat, seperti kebiasaan mencuci tangan dan penerapan pola makan seimbang untuk mencegah stunting dan asam urat

References

Kemenkes RI, “Hari Malaria Sedunia Tahun 2021,” 2021. [Online]. Available: http://p2p.kemkes.go.id/hari-malaria-sedunia-tahun-2021

Dinkes Kabupaten Jayapura, “Profil Kesehatan Kabupaten Jayapura Tahun 2022,” Kota Jayapura Papua, 2022. [Online]. Available: https://dinkes.jayapurakab.go.id/profil-kesehatan-dinas-kesehatan-kabupaten-jayapura-tahun-2022/

E. Winarti and M. Syukur, “Analisis faktor perilaku masyarakat dan kejadian malaria di Papua: Literature Review,” Univ. Kediri, vol. 5, no. 1, pp. 1474–1484, 2024, doi: https://doi.org/10.31004/jkt.v5i1.25829.

F. Callum, K. Mond, Q. Cheng, L. Furuya-Kanamori, A. Auliff, and P. Kaminiel, “Health Survey Revealing Prevalence of Vector-Borne Diseases and Tuberculosis in Papua New Guinea Defence Force Personnel and Families,” Am. J. Trop. Med. Hyg., vol. 109, no. 5, pp. 1086–1094, 2023, doi: 10.4269/ajtmh.23-0341.

N. L. Widani and S. R. Sianturi, “Relationship Between Drug Consumption, Supervisors’ Knowledge and Support, and Patients’ Obedience to Take Tuberculosis Drugs,” IJNP (Indonesian J. Nurs. Pract., vol. 4, no. 1, pp. 46–52, 2020, doi: 10.18196/ijnp.41107.

N. Imanuel Hadi, “Challenges and Opportunities of Collaborative Governance in Addressing Stunting: Lessons from Papua,” KnE Soc. Sci., vol. 2023, pp. 857–866, 2023, doi: 10.18502/kss.v8i17.14183.

H. Ashar et al., “Factors related to stunting in children under 2 years old in the Papua, Indonesia Does the type of residence matter?,” Saudi Med. J., vol. 45, no. 3, pp. 273–278, 2024, doi: 10.15537/smj.2024.45.3.20230774.

P. Heni Voni Rerey, M. Mogan, and S. Wahyuni, “Evaluasi Kebijakan Pencegahan Stunting di Kabupaten Asmat Provinsi Papua Selatan,” J. Ilm. Obs., vol. 15, pp. 429–439, 2023, doi: https://doi.org/10.36089/job.v15i4.1605.

R. F. Trasia, “Scabies in Indonesia: Epidemiology and Prevention,” Insights Public Heal. J., vol. 1, no. 2, p. 30, 2021, doi: 10.20884/1.iphj.2020.1.2.3071.

K. W. Tarnoto and S. Khadijah, “Stigma Skabies pada Santri: Studi Fenomenologi,” J. Ilmu Kesehat. Dharmas Indones., vol. 03, no. 02, pp. 35–43, 2023, doi: https://doi.org/10.56667/jikdi.v3i2.1227.

M. Saragih, Rumondang Gultom, and Rosetty Sipayung, “Penanganan Asam Urat Dengan Latihan Senam Ergonomik Pada Lansia Di Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur,” Amaliah J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 2, pp. 172–175, 2020, doi: 10.32696/ajpkm.v4i2.520.

S. Suprapto and D. Arda, “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat,” J. Pengabdi. Kesehat. Komunitas, vol. 1, no. 2, pp. 77–87, 2021, doi: 10.25311/jpkk.vol1.iss2.957.

Ratno Susanto, Ari Nugrahani, Budijanto, Achmad Afandi, and Dany Miftahul Ula, “Pelatihan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Kader Kesehatan Demi Pelayanan Desa,” J. Pengabdi. Masy. Bangsa, vol. 1, no. 5, pp. 236–240, 2023, doi: 10.59837/jpmba.v1i5.104.

R. Y. Helmizar, Aulia Arza, Putri Auliya Rahmi, Hafifatul Sakinah, “The Influence of Social Media-Based Nutrition Education on Mothers’ Knowledge in Food Care and Psychosocial Stimulation for Stunting Children,” J. Kesehat. Glob., vol. 4, no. 3, pp. 135–141, 2021.

M. Riyanto and V. Kovalenko, “Partisipasi Masyarakat Menuju Negara Kesejahteraan: Memahami Pentingnya Peran Aktif Masyarakat Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Bersama,” J. Pembang. Huk. Indones., vol. 5, no. 2, pp. 374–388, 2023, doi: 10.14710/jphi.v5i2.374-388.

I. Ghozali and R. F. Nurhastuti, “Hubungan Personal Hygiene Dan Kebersihan Lingkungan Dengan Kejadian Scabies Di Pondok Pesantren Raden Wijaya Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo,” J. Buana Nurs., vol. 1, no. 1, pp. 9–14, 2023, [Online]. Available: https://e-journal.stikesponorogo.ac.id/index.php/nursing/article/view/18

Downloads

Published

07-06-2024

How to Cite

[1]
“Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat di Kampung Ifar Besar Papua Melalui Penyuluhan Malaria, Stunting, Scabies, Asam Urat, dan TB”, J. Masy. Madani Indones., vol. 3, no. 3, pp. 222–228, Jun. 2024, doi: 10.59025/js.v3i3.227.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat di Kampung Ifar Besar Papua Melalui Penyuluhan Malaria, Stunting, Scabies, Asam Urat, dan TB”, J. Masy. Madani Indones., vol. 3, no. 3, pp. 222–228, Jun. 2024, doi: 10.59025/js.v3i3.227.