Mencegah Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pengrajin Amplang Di Kota Samarinda

Authors

  • Muhammad Sultan Universitas Mulawarman
  • Iwan Muhamad Ramdan Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.59025/js.v1i2.2

Keywords:

Postur kerja, Ergonomis, MSD, Amplang

Abstract

Pekerja pengolahan amplang merupakan salah satu kelompok pekerja sektor informal yang berisiko mengalami keluhan nyeri otot atau MSDs (Musculoskeletal Disorders) karena masih kurang memahami dan mempraktikkan prinsip ergonomis dalam bekerja. Pekerja pengolahan amplang di lokasi pengabdian masyarakat masih seringkali mengalami keluhan MSDs terutama pada bahu dan lengan atas. Keluhan tersebut dirasakan pada semua tahapan pengolahan amplang mulai dari proses pengadonan, pencetakan dan penggorengan hingga proses pengemasan. Jika keluhan ini berlangsung secara terus-menerus, maka akan berpengaruh buruk terhadap produktivitas kerja. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada pekerja amplang yang bertujuan untuk mencegah para pekerja agar tidak mudah mengalami keluhan MSDs. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan dengan melibatkan mahasiswa sebagai wujud penerapan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini dilaksanakan di RT 16 Kelurahan Teluk Lerong Ulu Kota Samarinda pada tanggal 10 November 2021 yang dihadiri sebanyak 20 pekerja amplang. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dengan tingkat partisipasi kehadiran peserta mencapai 100%. Kegiatan ini dinilai berhasil karena adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 90 dan 80 pada pekerja amplang sesudah dilakukan sosialisasi serta pelatihan penerapan postur kerja yang ergonomis.

References

Q. Gasibat, N. Bin Simbak, and A. Abd Aziz, “Stretching Exercises to Prevent Work-related Musculoskeletal Disorders – A Review Article,” Am. J. Sport. Sci. Med., vol. 5, no. 2, pp. 27–37, 2017, doi: 10.12691/ajssm-5-2-3.

J. Wang et al., “Work-related musculoskeletal disorders and risk factors among Chinese medical staff of obstetrics and gynecology,” Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 14, no. 6, pp. 1–13, 2017, doi: 10.3390/ijerph14060562.

H. Veisi, A. R. Choobineh, and H. Ghaem, “Musculoskeletal problems in Iranian hand-woven shoe-sole making operation and developing guidelines for workstation design,” Int. J. Occup. Environ. Med., vol. 7, no. 2, pp. 87–97, 2016, doi: 10.15171/ijoem.2016.725.

Q. Feng, S. Liu, L. Yang, M. Xie, and Q. Zhang, “The prevalence of and risk factors associated with musculoskeletal disorders among sonographers in central China: A cross-sectional study,” PLoS One, vol. 11, no. 10, pp. 1–18, 2016, doi: 10.1371/journal.pone.0163903.

I. Muhamad Ramdan, K. P. Candra, and A. Rahma Fitri, “Factors affecting musculoskeletal disorder prevalence among women weavers working with handlooms in Samarinda, Indonesia,” Int. J. Occup. Saf. Ergon., vol. 26, no. 3, pp. 507–513, 2020, doi: 10.1080/10803548.2018.1481564.

L. S. Kuemba, “Buruh Bagasi Kapal di Pelabuhan Kota Bitung.” pp. 1–11, 2015.

I. Bakri, R. A. Imran, . M., and A. E. A. Fikramudyah, “Ergonomics Analysis and Social Demographic Factors Associated with Welder in Small-scale Workshops in Makassar, Indonesia,” KnE Life Sci., vol. 4, no. 5, p. 519, 2018, doi: 10.18502/kls.v4i5.2581.

J. Sirait, “Desain dan Uji Teknis Alat Pencetak dan Pemotong Amplang Secara Mekanis,” J. Ris. Teknol. Ind., vol. 8, no. 16, pp. 95–103, 2014.

A. R. Darma, “Analisis Postur Kerja dan Faktor yang Mempengaruhi Keluhan MSDs (Muskuloskeletal Disorders) Pada Pekerja Industri Pengolahan Amplang di Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Samarinda,” Mulwarman University, 2021.

F. Mallapiang, Azriful, Habibi, S. Aeni, and T. Ismawati, “Analisis Postur Kerja dan Re-desain Fasilitas Kerja pada Pengrajin Batu Bata di Kelurahan Kalase’rena Kec. Bontonompo Kab. Gowa,” Public Heal. Sci. J., vol. 11, no. 1, pp. 49–59, 2019.

W. Handayani, “Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada Pekerja di Bagian Polishing,” 2011.

R. P. Simorangkir, S. D. Siregar, and E. E. Sibagariang, “Hubungan Faktor Ergonomi dengan Keluhan Musculuskeletal Disorders (MsDs) pada Pekerja Pembuatan Ulos,” Jumantik (Jurnal Ilm. Penelit. Kesehatan), vol. 6, no. 1, pp. 16–24, 2021, doi: 10.30829/jumantik.v6i1.7615.

J. T. Rimba, F. Naiem, and M. R. Rahim, “Relationship between work posture and musculoskeletal disorders (Msds) at processing workers in Pttoarco Jaya, Rantepao city year 2017,” Indian J. Public Heal. Res. Dev., vol. 10, no. 7, pp. 1025–1029, 2019, doi: 10.5958/0976-5506.2019.01714.5.

Downloads

Published

15-07-2022

How to Cite

[1]
“Mencegah Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pengrajin Amplang Di Kota Samarinda”, J. Masy. Madani Indones., vol. 1, no. 2, pp. 1–7, Jul. 2022, doi: 10.59025/js.v1i2.2.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Mencegah Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pengrajin Amplang Di Kota Samarinda”, J. Masy. Madani Indones., vol. 1, no. 2, pp. 1–7, Jul. 2022, doi: 10.59025/js.v1i2.2.