Sosialisasi dan Edukasi Peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (SATGAS PPKS) Terhadap Resiliensi Mahasiswa Korban Kekerasan Seksual di Universitas Palangka Raya

Authors

  • Osi Karina Saragih Universitas Palangka Raya
  • Murniyati Yanur Universitas Palangka Raya,
  • Juli Natalia Silalahi Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.59025/js.v2i4.177

Keywords:

Edukasi, Penanganan Kekerasan Seksual, Resiliensi Mahasiswa

Abstract

Indonesia darurat kekerasan seksual. Perguruan Tinggi menempati urutan pertama untuk kekerasan seksual dan 40% dari 304 mahasiswa disalah satu Universitas Negeri pernah mengalami kekerasan seksual, 92% dari 162 responden mengalami kekerasan berbasis gender online. 77% Dosen menyatakan kekerasan seksual pernah terjadi di kampus, dan 63% mereka tidak melaporkan kasus kekerasan seksual yang diketahuinya pada pihak kampus. 174 Testimoni dari 79 kampus di 29 Kota dengan hasil 89% korban adalah perempuan, 4% anak laki-laki, dan 8% tidak mau menyebutkan. Dampak dari perbuatan atas kekerasan seksual tersebut adalah menghasilkan trauma psikis berkepanjangan yang dapat mempengaruhi proses belajar dan aktualisasi dari diri mahasiswa.Dengan diterbitkannya Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi, memberi harapan kepada para korban kekerasan seksual Untuk mendapatkan perlindungan payung hukum demi keadilan bagi korban, pendampingan kepada korban serta pemulihan korban (Resiliensi). Resiliensi tidak hanya ditunjukkan dalam situasi stres, ataupun pemulihan  tetapi juga dapat dikembangkan untuk mengantisipasi berbagai masalah yang muncul dalam kehidupan. Untuk itu, Universitas Palangka Raya membentuk Satuan Tugas Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (SATGAS PPKS) sebagai wujud dari komitmen Universitas Palangka Raya untuk menciptakan budaya kampus yang aman dari kekerasan seksual serta menjadikan mahasiswa merasa nyaman untuk tumbuh berproses menjadi mahasiswa yang unggul dan berkarakter melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Peran SATGAS PPKS Terhadap Resiliensi Mahasiswa Korban Kekerasan Seksual di Universitas Palangka Raya

Author Biographies

Osi Karina Saragih, Universitas Palangka Raya

Sosiologi

Murniyati Yanur, Universitas Palangka Raya,

Ilmu Pemerintahan

Juli Natalia Silalahi, Universitas Palangka Raya

Sosiologi,

References

Claudia, F., & Sudarji, S. (2018). Sumber-sumber resiliensi pada remaja korban perundungan di SMK Negeri X. Jakarta. Jurnal psibernetika , 11 (2), 101-114. DOI: https://doi.org/10.30813/psibernetika.v11i2.1436

Fatmawati, U. D., BM, S., & Kusumawati, A. (2018). Persepsi kerentanan dan hambatan Ibu terhadap pendidikan seksual pada anak usia dini (4-6tahun). Jurnal kesehatan masyarakat (e-Journal) , 6(4), 543-552.

Fornari, L. F., & Labronic, L. M. (2018). The process of resiience in women who were victims of sexual violence: a possibility for care. Cogitare enferm , 1-8. Gunawan, I. (2017). Metode penelitian kualitatif. Jakarta: Bumi aksara.

Izaaturrohmah, & Khaerani, N. M. (2018). Peningkatan resiliensi perempuan korban pelecehan seksual melalui pelatihan regulasi emosi. Jurnal penelitian psikologi , 3(1), 117-140 DOI: https://doi.org/10.21580/pjpp.v3i1.2527

Downloads

Published

26-11-2023

How to Cite

[1]
“Sosialisasi dan Edukasi Peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (SATGAS PPKS) Terhadap Resiliensi Mahasiswa Korban Kekerasan Seksual di Universitas Palangka Raya”, J. Masy. Madani Indones., vol. 2, no. 4, pp. 510–521, Nov. 2023, doi: 10.59025/js.v2i4.177.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Sosialisasi dan Edukasi Peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (SATGAS PPKS) Terhadap Resiliensi Mahasiswa Korban Kekerasan Seksual di Universitas Palangka Raya”, J. Masy. Madani Indones., vol. 2, no. 4, pp. 510–521, Nov. 2023, doi: 10.59025/js.v2i4.177.