Pelatihan Pembuatan Pakan UnggasBerbahan Pakan Lokal Sari Buah Koli untuk Menekan Biaya Pakan Ayam Petelur di Desa Patti
DOI:
https://doi.org/10.59025/js.v2i2.146Keywords:
Pupuk Kompos, Tanaman Sawi, SosialisasiAbstract
Melonjaknya harga dan ketersediaan bahan pakan dipasaransering menjadi masalah yang selalu dihadapi oleh peternak khususnya peternak ayam petelur. sehingga alternartif penggunaan bahan pakan lokal manjadi solusi dalam menekan biaya pakan.Namun tetap memperhatikan kualitas dan kuantitas dari bahan pakan lokal yang digunakan. Penggunaan sari buah koli maupun jagung kuning yang merupakan bahan pakan lokal dalam pengolahan pembuatan pakan ayam petelur sangat tersedia dalam jumlah banyak, serta mudah didapat oleh peternak ayam petelur yang ada di Desa Patti. Pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan pembuatan pakan unggas berbahan lokal sari buah koli untuk menekan biaya pakan dilaksanakan di Desa Patti Pulau Moa kabupaten Maluku Barat Daya. Metode Pelaksaan kegiatan PkM dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, serta pelatihan praktek pembuatan pakan lokal sari buah koli sebagi pengganti EM4. Hasil dari kegiatan pelatihan menunjukkan respon positif serta antusiamse yang tinggi dalam mengikuti kegiatan berlangsung. Hasil diskusi dan tanya jawab kuesioner sebagian besar peternak belum mengatahui kandungan nutrisi yang terdapat dalam sari buah koli sebagai pakan subtitusi. akan tetapi penggunaan air perasan buah koli maupun pati hasil fermentasi sering digunakan peternak dalam pencampuran bahan pakan.sari buah koli yang sering digunakan peternak dalam pencampuran pakan tidak mengganggu kesehatan pencernaan. Selain itu dapat menambah sistem kekebalan tubuh pada ternak.
References
M. Chichlowski, J. Croom, B. Mcbride, G. Havenstein, and M. Koci, “Metabolic and Physiological Impact of Probiotics or Direct-Fed-Microbials on Poultry: A Brief Review of Current Knowledge,” Int. J. Poult. Sci., vol. 6, 2007, doi: 10.3923/ijps.2007.694.704.
Widodo, Ilmu Bahan Pakan Ternak & Formulasi Pakan Unggas. Malang: Universitas Brawijaya Press, 2017.
B. Agustono, A. Ma’ruf, M. Lamid, and M. T. E. Purnama, “Identifikasi Limbah Pertanian dan Perkebunan Sebagai Bahan Pakan Inkonvensional di Banyuwangi,” J. Med. Vet., vol. 1, no. 1, pp. 12–22, 2017, [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/322095385
S. Fikar and D. Ruhyadi, Pintar Beternak dan Bisnis Sapi Potong. Jakarta (Indonesia): AgroMedia Pustaka, 2010.
J. Pontoh, “Penentuan Kandungan Sukrosa Pada Gula Aren Dengan Metode Enzimatik,” vol. 6, no. 1, pp. 26–33, 2013.
M. F. Mubin and E. Zubaidah, “Studi Pembuatan Kefir Nira Siwalan (Borassus flabellifer L.) (Pengaruh Pengenceran Nira Siwalandan Metode Inkubasi),” J. Pangan dan Agroindustri, vol. 4, no. 1, pp. 291–301, 2016.
F. Rosyida and L. Sulandri, “Pengaruh Jumlah Gula dan Asam Sitrat terhadap Sifat Organoleptik, Kadar Air dan Jumlah Mikroba Manisan Kering Siwalan (Borassus flabellifer),” E-Journal Boga, vol. 03, no. 1, pp. 297–307, 2014.
D. Panjaitan, “Potensi Pemanfaatan Limbah Ampas Kelapa Sebagai Sumber Pangan Atau Bahan Substitusi Makanan Kesehatan,” J. Ris. Teknol. Pangan Dan Has. Pertan., vol. 1, no. April, pp. 63–68, 2021, doi: 10.54367/retipa.v1i2.1209.
T. N. Maryati Puspitasari, “Pengaruh Cara Pengolahan Pati Garut (Maranta Arundinacea) Sebagai Binder Dan Lama Penyimpanan Terhadap Kualitas Fisik Pellet Ayam Broiler (The Effect of Processing Method of Arrow Root Tuber (Maranta arundinacea) as Binder and Length of Storage Time on Physical Quality Pellet Feed For Chicken Broiler),” JANHUS J. Ilmu Peternak. J. Anim. Husb. Sci., vol. 2, no. 1, p. 32, 2018, doi: 10.52434/janhus.v2i1.260.
R. S. Ismi, R. I. Pujaningsih, and Sri Sumarsih, “Pengaruh Penambahan Level Molases Terhadap Kualitas Fisik dan Organoleptik Pellet Pakan Kambing Periode Penggemukan,” J. Ilm. Peternak. Terpadu, vol. 5, no. 3, pp. 58–63, 2017
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Juwaher Makatita, Thimotina Killay

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





