Pemberdayaan Guru SD Melalui Integrasi ChatGPT Dalam Pengembangan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Budaya Lokal
DOI:
https://doi.org/10.59025/qedcjd79Keywords:
Bahan ajar berdiferensiasi, Budaya lokal, ChatGPTAbstract
Meskipun Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran berdiferensiasi, guru-guru di wilayah 3T seperti di Pulau Moa, Maluku Barat Daya, masih mengalami keterbatasan dalam pemahaman konsep, keterampilan teknis, serta pemanfaatan teknologi dalam menyusun bahan ajar yang kontekstual. Studi pendahulua nmenunjukkan bahwa 60% guru belum mengenal AI seperti ChatGPT dan belum mengintegrasikan budaya lokal secara sistematis dalam pembelajaran. Padahal, wilayah ini kaya akan nilai-nilai lokal seperti tradisi Sasi, tenun, dan rere, yang berpotensi besar sebagai sumber belajar. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberdayakan guru-guru SD Kristen Kaiwatu dalam mengembangkan bahan ajar berdiferensiasi berbasis budaya lokal dengan bantuan teknologi AI, khususnya ChatGPT. Program ini dilaksanakan dalam tiga tahap: (1) sosialisasi dan asesmen awal, (2) pelatihan penyusunan modul berdiferensiasi berbasis budaya lokal dengan bantuan ChatGPT, dan (3) penerapan dan pendampingan teknis di kelas. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tiga indikator utama, yaitu pemahaman konsep pembelajaran berdiferensiasi; kemampuan mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran; dan kemampuan menggunakan ChatGPT. Program PKM ini berhasil memberdayakan guru SD Kristen Kaiwatu dalam menyusun bahan ajar berdiferensiasi berbasis budaya lokal dengan bantuan ChatGPT. Program ini dapat direplikasi di sekolah lain di wilayah 3T untuk memperkuat pembelajaran berdiferensiasi berbasis budaya lokal dan teknologi AI, mendukung implementasi Kurikulum Merdeka
References
M. R. Pugu, L. Judijanto, and Romadhon, “Character Education Intervention In Primary School: A Literature Review As A Foundation For Community Service,” J. Community Dedication, vol. 4, no. 2, pp. 397–413, 2024.
P. K. Sari, Sholehuddin, and O. D. Handayani, “Penguatan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka bagi calon guru sekolah dasar,” SEPAKAT Sesi Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 5, no. 1, pp. 57–64, 2025, doi: https://doi.org/10.56371/sepakat.v5i1.492. DOI: https://doi.org/10.56371/sepakat.v5i1.492
E. Supriana, N. T. Liliani, and R. Z. Luthfia, “Tantangan Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi : Sebuah Studi Literatur,” J. Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidik., vol. 4, no. 5, pp. 1–7, 2024, doi: 10.17977/um065.v4.i5.2024.9. DOI: https://doi.org/10.17977/um065.v4.i5.2024.9
N. Berliana, N. I. F. Hamidah, and R. A. Jasmi, “Tantangan Dan Solusi Pendidikan Di Daerah Terpencil: Studi Kasus Di Desa Cisampang,” PRESTISE J. Pengabdi. Kpd. Masy. Ekon. dan Bisnis, vol. 4, no. 2, pp. 1–23, 2024, doi: https://doi.org/10.15575/prestise.v4i2.38655.
M. Sitorus, M. D. F. Murti, and M. Sitorus, “ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA PEMBELAJARAN DI CYBER,” vol. 1, no. 2, pp. 90–101, 2024.
D. P. Chatgpt, “Studi perspektif siswa terhadap efektivitas pembelajaran matematika dengan penerapan chatgpt,” vol. 3, pp. 13–25, 2024. DOI: https://doi.org/10.37792/hinef.v3i1.1160
U. Islam et al., “Pemanfaatan Platform Digital dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan,” vol. 8, no. 1, pp. 393–405, 2025.
S. Sugiarto et al., “Pelatihan Pemanfaatan Quizizz dan Kahoot ! dalam Rangka Peningkatan Literasi Digital Guru pada Evaluasi Pembelajaran Interaktif,” J. Masy. Madani Indones., vol. 4, no. 4, pp. 900–905, 2025, doi: https://doi.org/10.59025/exk4dz55. DOI: https://doi.org/10.59025/exk4dz55
I. W. Suastra, I. Bagus, P. Arnyana, and U. P. Mandalika, “Etnomatematika : Eksplorasi Budaya Sasak ‘ Nyongkolan ’ Sebagai Sumber Belajar Matematika bahwa matematika tidak hanya bersifat universal tetapi juga dapat dipengaruhi oleh pemahaman konseptual siswa dan memotivasi mereka untuk belajar lebih aktif . Selai,” vol. 12, no. 2, pp. 141–158, 2024. DOI: https://doi.org/10.33394/mpm.v12i2.14138
S. Sugiarto, K. Rupilele, R. K. MA, J. N. Lekitoo, M. Inuhan, and A. S. K. Dahoklory, “Ethnomathematics of Small Border Islands: Lutur Batu on Moa Island,” BAREKENG J. Ilmu Mat. dan Terap., vol. 18, no. 1, pp. 0475–0482, 2024, doi: 10.30598/barekengvol18iss1pp0475-0482. DOI: https://doi.org/10.30598/barekengvol18iss1pp0475-0482
J. N. Lekitoo, S. Sugiarto, A. S. K. Dahoklory, Y. Dadiara, and A. Malwewan, “Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika Lutur Pada Materi Lingkaran,” Sora J. Math. Educ., vol. 5, no. 2, pp. 110–118, 2025. DOI: https://doi.org/10.30598/sora.5.2.110-118
N. L. Sekarini, “Implementasi Etnopedagogi Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Tematik di SD Negeri 1 Werdhi Agung,” vol. 3, no. 1, pp. 23–33, 2023.
I. Wulandari, E. Handoyo, A. Yulianto, S. Sumartiningsih, and P. X. Fuchs, “Integrasi Nilai Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter Siswa di Era Globalisasi,” vol. 7, no. 4, pp. 370–376, 2024.
F. Rumtutuly et al., “Mentoring Development of AI-assisted Ethnoscience-Based Students Worksheet for Independent Learning,” Din. J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 9, no. 4, pp. 1161–1175, 2025, doi: https://doi.org/10.31849/dinamisia.v9i4.23916.
T. J. Gurl, M. P. Markinson, and A. F. Artzt, “Using ChatGPT as a Lesson Planning Assistant with Preservice Secondary Mathematics Teachers,” Digit. Exp. Math. Educ., vol. 11, no. 1, pp. 114–139, 2025, doi: 10.1007/s40751-024-00162-9. DOI: https://doi.org/10.1007/s40751-024-00162-9
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lestari , Fransheine Rumtutuly, Dovila Johansz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





